Teknologi pada umumnya menggunakan teknik terbaru dan futuristik. Desain yang modern dan penuh fitur canggih terkomputerisasi seolah menajadi bechmark dari kesuksesan teknologi. Paradigma inilah yang menyebabkan demand terhadap listrik sangat tinggi, dan jika anda berpikir bahwa listrik adalah sumber energi yang bersih, maka coba tengok kembali bagaimana listrik dihasilkan. Khususnya di Indonesia, sumber energi lsitrik masih didominasi oleh pembangkit tenaga batu bara atau diesel, bahan yang tidak bersih tentunya.

Ilustrasi cara kerja KUNO

Merejuvenasi teknik kuno dan mengkombinasikannya dengan modernitas teknologi sepertinya menjadi ilham dari desainer asal negeri Jiran Malaysia ini. Adalah Kuan Weiking dan Theodore Garvindeo Seah, duo desainer dari Malaysia yang menggunakan Labu Sayong, teknologi kuno yang dipakai di beberapa negara asia (khususnya tenggara) untuk mendinginkan benda. Bukan hanya bebas listrik, desain pendingin mereka juga dapat menjadi sumber oksigen karena diatasnya ditempatkan tanaman. Selain itu, alat yang diberi nama KUNO ini juga bisa digunakan untuk menghias ruangan selayaknya vas bunga.

Dibuat dari bahan tanah liat layaknya tembikar, KUNO dibuat dengan memanfaatkan air dalam tanah dan akar tanaman untuk mendinginkan udara didalam “perut” gentongnya agar lebih dingin. Sentuhan modernitas juga diberikan dengan menambahkan aksen kaca pada bagian depan agar barang yang disimpan bisa terdisplay dengan cantik. Ya, siapa tau anda ingin pamer alpukat mentega yang lagi hits itu saat rapat keluarga besar, bisa sekalian pamer.

Lebih detil mengenai KUNO, berikut penjelasan dari pembuatnya

KUNO Pot Pendingin Bebas Listrik

Berikut beberapa gambar tambahan yang bisa dilihat

Ilustrasi KUNO
Berbagai Ke jungkinan design yang bisa dipakai